Annisa

Kontributor

2 minggu yang lalu


Yuk Cobain Kurangi Stres dengan Teknik 'Mental Folder': Compartmentalization!

2 minggu yang lalu - By Annisa

Bayangkan pagi yang buruk di mana kamu terlambat bangun, terjebak macet, lalu diserbu notifikasi tugas. Sepanjang hari terasa berat hanya karena satu kejadian kecil. Jika ini sering terjadi, mungkin kamu perlu mencoba compartmentalization, yaitu teknik menyusun pikiran agar lebih teratur dan tidak terbawa emosi sepanjang hari.

Apa Itu Compartmentalization?

Seperti membuat folder di laptop, compartmentalization adalah cara menyusun masalah dalam 'folder mental' terpisah agar tidak bercampur. Dengan begitu, kamu bisa tetap fokus pada tugas yang sedang dikerjakan tanpa terganggu oleh masalah lain. Misalnya, jika ada konflik pribadi, kamu bisa 'menyimpannya' sementara agar tetap produktif di tempat kerja. Teknik ini juga berguna untuk membagi tugas besar menjadi bagian kecil agar lebih mudah dikelola dan melatih mindfulness dengan fokus penuh pada satu aktivitas dalam satu waktu.

Bagaimana Cara Melatihnya?

Pertama, tentukan batasan yang jelas antara pekerjaan, istirahat, dan waktu pribadi, seperti berhenti membahas pekerjaan setelah pukul 9 malam agar pikiran bisa beristirahat. Kemudian, gunakan ritual sederhana untuk menandai transisi aktivitas, misalnya mengganti pakaian setelah pulang kerja atau mendengarkan lagu sebelum mulai belajar. Selain itu, jika pikiran terasa penuh, menuliskannya dalam jurnal bisa membantu mengorganisir emosi tanpa membiarkannya mengganggu aktivitas lain.

Apakah Selalu Sehat?

Jika digunakan dengan benar, teknik ini dapat membantu mengatur emosi dan meningkatkan fokus. Namun, jika diterapkan untuk menghindari masalah besar atau trauma tanpa penyelesaian, justru bisa memperburuk kondisi mental. Oleh karena itu, penting untuk tahu kapan harus 'menyimpan' emosi dan kapan harus menghadapinya secara langsung.

Compartmentalization adalah teknik mental yang dapat membantu mengurangi stres dengan memilah pikiran sesuai konteks. Dengan latihan yang konsisten, kamu bisa lebih mudah menentukan mana yang perlu dipikirkan sekarang dan mana yang bisa ditunda. Jadi, siap mencoba cara ini untuk hidup yang lebih teratur dan bebas dari stres berlebih?